Maafkan Saya Bila ada Kesalahan Dalam blog ini

Create a website

Rabu, 22 Februari 2012

Keramik Dinoyo

Pembuatan Keramik

Proses Pelukisan
Sebelum menjelaskan pembuatan keramik, saya akan meceritakan sedikit mengenai kampung wisata keramik Dinoyo , di daerah Dinoyo terdapat kampung dimana mayoritas masyarakatnya adalah pengrajin keramik, keramik Dinoyo memiliki kualitas yang sangat bagus dibandingkan dengan keramik lainnya. Baik dalam kualitas desainnya, motif keramiknya dan macam jenis kerajinan keramiknya .
Karena popularitas keramik Dinoyo sekarang ini daerah pengrajin keramik Dinoyo ini telah dinamakan kampung wisata keramik, kenapa diberi nama kampung wisata keramik? karena mayoritas masyarakat yang tinggal di daerah Dinoyo adalah pengrajin keramik. Selain itu tujuan diberi nama kampung wisata keramik tersebut adalah untuk mengundang wisatawan dari luar kota maupun manca negara untuk memperkenalkan pusat pembuatan keramik asli Malang.
Kalian pasti penasaran apa yang menjadi ciri khas dari keramik dinoyo malang. Ciri khas-nya terletak pada desain yang sangat unik, berbagai bentuk motif keramik, dan keramik yang digunakan adalah keramik dengan jenis semi porselen. Selain itu yang lebih penting keahlian pembuatan keramik dari para perajin keramik ini diturunkan turun temurun.
Sekarang saya ingin berbagi cerita tentang bagaimana cara pembuatan keramik, terutama pembuatan keramik yang dilakukan perajin Keramik Dinoyo. Tentunya sangat mudah apabila kita ingin membuatnya. Bahan – bahan yang harus kita persiapkan untuk pembuatan keramik ini tidaklah susah dan bisa ditemukan dengan mudah. Bahan – bahan yang diperlukan untuk pembuatan keramik adalah Kaolin atau Tanah Liat Putih, Felspard (Batuan), Kwarsa (Pasir), dan Ball clay  (Tanah liat).
Setelah bahan – bahan terkumpul, mulailah dengan proses pembuatan keramik yaitu: Langkah pertama dalam pembuatan keramik adalah Mixer yaitu dengan memasukkan bahan – bahan ke dalam alat pengolahan kemudian di olah agar bahan – bahan yang dimasukkan tercampur.
Setelah melakukan mixer, langkah kedua adalah tahap pembentukan keramik yaitu dari hasil olahan bahan – bahan keramik dibentuk sebuah desain yang ingin kita bentuk dengan menggunakan media Gift. Gift ialah alat yang digunakan saat pembuatan keramik untuk mencetak desain keramik agar sesuai dengan bentuk yang kita inginkan, usahakan desain yang kita buat bisa menarik perhatian orang atau unik. Hal ini sangat penting dalam proses pembuatan keramik apabila kita ingin menjual hasil kerajinan keramik kita. Setelah hasil olahan tadi dicetak kemudian lepas cetakan keramik dari Gift. Penting dalam pembuatan keramik untuk menyempurnakan lagi bentuk keramik setelah dicetak.
Langkah ketiga dalam pembuatan keramik adalah melakukan pengeringan. Keramik yang telah dicetak siap untuk dijemur agar keramik tersebut cepat kering. Setelah pengeringan, langkah keempat adalah mendekorasi keramik, pada tahap ini membutuhkan kemampuan melukis, kesabaran, dan memiliki kreasi sendiri, agar hasil keramik yang dibuat memiliki nilai tambah bagi orang yang melihatnya.
Setelah itu langkah kelima adalah dengan memberikan Glasir yakni keramik yang diberi lapisan gelas. Caranya adalah dengan spray atau dicelup ke dalam wadah berisi Glasir. Ciri pembuatan keramik di Kampung Wisata Keramik Dinoyo Malang hanya memberikan Glasir di beberapa bagian. Setelah itu langkah terahir dari pembuatan keramik ini adalah proses pembakaran keramik, yaitu proses dimana keramik di bakar selama 10 jam kedalam tungku, dengan suhu mencapai 1220 derajat celcius, agar keramik menjadi padat dan kuat.
Apabila keramik telah melewati seluruh proses dalam pembuatan keramik tersebut maka  keramik sudah siap untuk di pamerkan atau dijual kepada kolektor keramik, sampai disini dulu cerita saya, semoga bermanfaat bagi para pembaca dan selamat mengikuti langkah-langkah pembuatan keramik yang saya sampaikan…

Bahan Keramik (dalam Pembuatan Keramik)

Bahan Keramik dalam Pembuatan Keramik 
Bahan keramik adalah bagian utama dalam pembuatan keramik dan bahan utamanya biasa disebut dengan bahan keramik mentah. Contoh bahan keramik mentah alam seperti kaolin, lempung, felspar, kuarsa, pyrophillit dan sebagainya. Sedangkan bahan keramik buatan seperti mullit, SiC, Borida, Nitrida, H3BO3 dan sebagainya.
Bahan keramik mentah (bahan mentah pembuatan keramik) digolongkan menjadi 5 (lima) yaitu :
  1. Bahan keramik “Pengikat” Contoh : kaolin, ball clay, fire clay, red clay.
  2. Bahan keramik “Pelebur” Contoh : felspar, kapur.
  3. Bahan keramik “Pengisi” Contoh : silika, grog (samot)
  4. Bahan keramik “Tambahan” Contoh : water glass, talk, pyrophillit
  5. Bahan Keramik Mentah Glasir. (Bahan keramik yang membuat lapisan gelas pada permukaan benda kerajinan keramik setelah melalui proses pembakaran pada suhu tertentu), diantaranya adalah :
  • bahan keramik tersebut mengandung SiO2 – pasir kuarsa – lempung – felspar·
  • bahan keramik tersebut mengandung oksida basa – potas felspar – batu kapur – soda abu
  • bahan keramik tersebut mengandung Al2O3 – kaolin – felspar
  • Bahan tambahan Contoh : bahan pewarna (senyawa cobalt, senyawa besi, senyawa nikel, senyawa chrom dan sebagainya), bahan perekat (gum), bahan penutup (oksida sirkon, oksida seng), bahan pelebur (asam borat, borax, Na2CO3, K2CO3, BaCO3 ,Pb3O4 dan sebagainya), bahan opacifer (SnO2, ZrO dan sebagainya).
Semua ini adalah bahan keramik yang dipergunakan oleh para perajin di Kampung Wisata Keramik Dinoyo Malang. Dan apabila berkunjung ke kawasan ini maka para wisatawan akan disuguhi dengan wisata pembuatan keramik, yaitu Praktek langsung pembuatan keramik dengan menggunakan bahan keramik ini. Berminat untuk mencoba membuat keramik sendiri dengan ahlinya di sini? Ayo berkunjung ke Kampung Wisata Keramik Dinoyo Malang.
This entry was posted in Keramik and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink

Jenis Keramik

Jenis Keramik
Produk keramik merupakan salah satu benda atau aksesoris yang berfungsi untuk memperindah, melengkapi, dan membuat hidup suatu tempat, ruangan, aula, dll agar tampak nilai estetikanya (keindahan). Dalam hal ini perusahaan menginginkan sesuatu yang beda dari segi kualitas, ergonomic, dan estetika suatu produk seiring dengan jenis permintaan konsumen yang sifatnya fluktuatif dan cenderung menuntut hal yang baru (mengikuti mode yang sedang berlangsung).
Jenis keramik dapat dilihat melalui beberapa sudut pandang salah satunya ada jenis keramik menurut kegunaannya, jenis keramik menurut motifnya, jenis keramik menurut bahan pembuatnya dan lain sebagainya. Menurut kegunaannya jenis keramik dibedakan menjadi beberapa bagian, diantaranya keramik vas bunga, souvenir, guci, lampu set dan masih banyak lagi. Dari beberapa jenis keramik menurut kegunaanya diatas, jenis keramik dinoyo yang paling diminati menurut perspektif konsumen dalam sebuah penelitian, yaitu jenis keramik Vas Bunga sebesar 78,39 %, kemudian jenis keramik Souvenir sebesar 38,21 %, kemudian jenis keramik Guci sebesar 15,53 %, dan jenis keramik yang paling tidak diminati adalah jenis keramik Lampu Set sebesar 7,27 %.
Disamping menurut kegunaannya, penggolongan keramik juga bisa dilihat dari Jenis Badan Keramik, yang di bedakan menjadi :
1. Gerabah (Earthenware), jenis keramik ini dibuat dari semua jenis bahan tanah liat yang plastis dan mudah dibentuk dan dibakar pada suhu maksimum 1000°C. Struktur dan tekstur jenis keramik ini sangat rapuh, kasar dan masih berpori. Agar supaya kedap air, gerabah kasar harus dilapisi glasir, semen atau bahan pelapis lainnya. Gerabah termasuk jenis keramik berkualitas rendah apabila dibandingkan dengan keramik batu (stoneware) atau porselin. Bata, genteng, paso, pot, anglo, kendi, gentong dan sebagainya termasuk jenis keramik gerabah. Genteng telah banyak dibuat berglasir dengan warna yang menarik sehingga menambah kekuatannya.
2. Keramik Batu (Stoneware), Jenis keramik ini dibuat dari bahan lempung plastis yang dicampur dengan bahan tahan api sehingga dapat dibakar pada suhu tinggi (1200°-1300°C). Jenis keramik ini mempunyai struktur dan tekstur halus dan kokoh, kuat dan berat seperti batu. Keramik Jenis Stoneware ini termasuk keramik kualitas golongan menengah.
3. Porselin (Porcelain), adalah jenis keramik bakaran suhu tinggi yang dibuat dari bahan lempung murni yang tahan api, seperti kaolin, alumina dan silika. Oleh karena badan porselin jenis ini berwarna putih bahkan bisa tembus cahaya, maka sering disebut keramik putih. Pada umumnya, porselin dipijar sampai suhu 1350°C atau 1400°C, bahkan ada yang lebih tinggi lagi hingga mencapai 1500°C. Porselin yang tampaknya tipis dan rapuh sebenarnya mempunyai kekuatan karena struktur dan teksturnya rapat serta keras seperti gelas. Oleh karena keramik ini dibakar pada suhu tinggi maka dalam bodi porselin terjadi penggelasan atau vitrifikasi. Secara teknis jenis keramik ini mempunyai kualitas tinggi dan bagus, disamping mempunyai daya tarik tersendiri karena keindahan dan kelembutan khas porselin. Juga bahannya sangat peka dan cemerlang terhadap warna-warna glasir.
4. Keramik Baru (New Ceramic), adalah keramik yang secara teknis, diproses untuk keperluan teknologi tinggi seperti peralatan mobil, listrik, konstruksi, komputer, cerobong pesawat, kristal optik, keramik metal, keramik multi lapis, keramik multi fungsi, komposit keramik, silikon, bioceramic, dan keramik magnit. Sifat khas dari material jenis keramik ini disesuaikan dengan keperluan yang bersifat teknis seperti tahan benturan, tahan gesek, tahan panas, tahan karat, tahan suhu kejut seperti isolator, bahan pelapis dan komponen teknis lainnya.
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar